Keterangan :
DEFINISIi :
Pupuk hayati berbentuk cair, dibuat dengan teknologi 4G (mikroba dengan strain mutakhir) dengan kandungan mikroorganisme indegenous yang menguntungkan asli Indonesia yang berguna dalam menyuburkan tanah secara biologi dengan cara mengaktifkan kinerja mikroorganisme lokal setempat, menambatkan N (Nitrogen) dari udara bebas, melarutkan P (Phosphat), menghancurkan bahan organik yang terdapat didalam tanah sehingga mendapatkan unsur lain seperti K (Kalium) dan lainnya, serta berfungsi sebagai pengurai residu pestisida yang jatuh di tanah. Juga terdapat hormon tumbuh biologi IAA (Indole Acetic Acid) dengan jumlah yang cukup.
KEUNTUNGAN :
• Hemat penggunaan pupuk kimia (Urea, TSP, KCL, ZA, ZK, NPK, dll) dan pupuk kandang/kompos sampai dengan 50%.
• Memacu/mempercepat pertumbuhan dan proses pematangan buah menjadi lebih sempurna.
• Adanya hormon tumbuh, memacu tumbuhnya akar serabut sehingga kapasitas penyerapan hara oleh tanaman menjadi lebih optimal.
• Mutu hasil pertanian menjadi lebih baik dan peningkatan jumlah hasil pertanian menjadi signifikan.
• Lingkungan terjaga
• Aman digunakan dan tidak meninggalkan residu.
KANDUNGAN :
Azotobacter sp., Azospirillum sp., Lactobacillus sp., Pseudomonas sp., Mikroba pelarut phosphat, Mikroba selulolitik.
KEGUNAAN :
Segala jenis tanaman (Padi, Palawija, Sayuran, Sawit, Karet, Buah-buahan, Tanaman hias, dll)